Konsep Dasar Ilmu EKonomi
Kembali
Materi Pelajaran

Konsep Dasar Ilmu EKonomi

Eko Siam Muwardi
Modul 1 Konsep Dasar Ilmu Ekonomi

Modul 1 Konsep Dasar Ilmu Ekonomi, Silahkan untuk dipelajari dibagikan, jangan lupa kritik dan saran untuk perbaikan dan pengembangan materi dalam modul tersebut.

Unduh File

Materi ini adalah materi awal mata pelajaran ekonomi. Materi yang menjadi gerbang betapa indahnya ilmu ekonomi yang menjadi fenomena di sekitar kita.

KONSEP ILMU EKONOMI

  1. Pengertian Ilmu Ekonomi

Ilmu Ekonomi pertama kali dikenalkan oleh filsuf Yunani yang bernama Xenophone yakni oikos yang bermakna rumah tangga dan nomor yang berarti aturan. Sepertihalnya rumah tangga, maka ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari usaha-usaha manusia dalam memenuhi kebutuhannya yang tidak terbatas dengan sumber daya yang terbatas atau langka. Adapun beberapa pengertian ilmu ekonomi menurut pada ahli adalah sebagai berikut.

  1. Richard G. Lipsey menyatakan bahwa ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari pemanfaatan sumber daya yang langka untuk memenuhi keinginan manusia yang tidak terbatas.
  2. N. Gregory Mankiw menyatakan bahwa ilmu ekonomi adalah studi tentang cara masyarakat mengelola sumber-sumber daya yang langka.
  3. Paul A. Samuelson menyatakan bahwa ilmu ekonomi adalah suatu studi tentang cara orang-orang dan masyarakat membuat pilihan, dengan atau tanpa menggunakan uang.
  4. Adam Smith berpendapat bahwa ilmu ekonomi adalah penyelidikan tentang keadaan dan sebab adanya kekayaan negara.

Adam Smith dijuluki Bapak Ilmu Ekonomi Modern karena pemikiran-pemikirannya yang revolusioner dalam bidang ekonomi, terutama dalam bukunya "The Wealth of Nations" (1776). Ia dianggap sebagai pelopor ekonomi klasik dan meletakkan dasar-dasar bagi pemahaman ekonomi modern dengan konsep-konsep seperti pasar bebas, pembagian kerja, dan "tangan tak terlihat"

2. Pembagian Ilmu Ekonomi

Pembagian ilmu ekonomi menurut Alfred W. Stonier dan Douglas C. Hague secara garis besar dibagi menjadi tiga yakni ilmu ekonomi deskriptif, ilmu ekonomi teori dan ilmu ekonomi terapan. Adapun deskripsinya adalah sebagai berikut:

  1. Ilmu ekonomi deskriptif Merupakan analisis ekonomi yang menggambarkan kondisi sebenarnya berdasarkan kondisi fakta dalam perekonomian.
  2. Ilmu ekonomi teori

Adalah analisis ekonomi yang berusaha menjelaskan, mencari pengertian, hubungan sebab akibat, dan cara kerja sistem ekonomi. Adapun jenisnya ada dua yakni:

  1. Ilmu ekonomi mikro adalah Ilmu ekonomi yang membahas Kegiatan Ekonomi Secara Parsial/Individual
  2. Ilmu ekonomi makro Ilmu ekonomi yang membahas Kegiatan Ekonomi Secara Menyeluruh/Agregatif.
  3. Ilmu ekonomi terapan

ilmu ekonomi yang menggunakan hasil dari teori ekonomi untuk menerangkan keterangan nyata yang dikumpulkan oleh ekonomi deskriptif. Adapun beberapa jenisnya adalah sebagai berikut:

  1. Ekonomi moneter adalah ilmu ekonomi yang Membahas Tentang Uang, Perbankan, Dan Lembaga Keuangan.
  2. Ekonomi public adalah ilmu ekonomi yang Membahas Tentang Kebijakan Pemerintah Dalam Perekonomian.
  3. Ekonomi industry adalah ilmu yang Membahas Interaksi Sebagai Perusahaan Dalam Industri.
  4. Ekonomi internasional adalah ilmu yang Membahas Kegiatan Perekonomian Antarbangsa.
  5. Ekonomi regional adalah ilmu yang Membahas Interaksi Ekonomi Antarwilayah Dan Proses Perkembangan Suatu Wilayah.
  6. Ekonomi SDA adalah ilmu yang Membahas Masalah Alokasi Sumber Daya Alam Yang Optimal.
  7. Ekonomi SDM adalah ilmu yang Membahas Masalah Alokasi Sumber Daya Manusia Yang Optimal.
  8. Ekonomi syariah adalah ilmu Membahas Penerapan Ekonomi Syariah Berbasis Hukum Islam.

3. Kelangkaan (scarcity)

Kelangkaan adalah kondisi dimana sumber daya ekonomi yang terbatas untuk memenuhi kebutuhan yang tidak terbatas.

4. Faktor – fator yang mempengaruhi kelangkaan adalah sebagai berikut:

  1. Perbedaan letak geografis
  2. Pertumbuhan penduduk
  3. Kemampuan produksi
  4. Perkembangan teknologi
  5. Bancana alam.
  6. Kebutuhan

5. Macam – macam kebutuhan adalah sebagai berikut:

  1. Menurut intesitasnya
  • Kebutuhan primer adalah kebutuhan dasar yang mutlak diperlukan manusia untuk kelangsungan hidup. Contoh pakaian, makanan, rumah, pendidikan, Kesehatan.
  • Kebutuhan sekunder kebutuhan yang dipenuhi setelah kebutuhan primer terpenuhi. Contohnya TV, Kulkas, Kipas angin, HP, sepeda motor dll.
  • Kebutuhan tersier adalah kebutuhan akan barang mewah, sebagai contoh mobil lamborgini, jam rolex, hp Iphone, dll.

2. Menurut waktunya

  • Kebutuhan sekarang merupakan kebutuhan yang tidak dapat ditunda lagi pemenuhannya. Misal, saat kamu sakit harus membutuhkan obat atau ketika temanmu dahaga harus segera diberi minum.
  • Kebutuhan akan datang adalah kebutuhan yang tidak berakibat fatal pada kelangsungan hidup seseorang. Contohnya: tabungan.
  • Kebutuhan tidak terduga harus dipenuhi ketika terjadi sesuatu yang sifatnya tiba-tiba. Misalkan, anak tetangga sebelah mengalami kecelakaan bersepeda, maka ia harus segera dibawa ke rumah sakit.
  • Kebutuhan sepanjang waktu adalah sesuatu yang tidak berbatas dalam pemenuhannya, contoh mudahnya belajar.

3. Menurut sifatnya

  • Kebutuhan jasmani yang dirasakan oleh fisik/jasmani manusia, seperti berolahraga.
  • Kebutuhan rohani tidak tampak secara nyata sebab kebutuhan ini dirasakan secara batiniah yang akan menyebabkan perasaan gembira, lega, dan lain sebagainya. Contohnya adalah kasih sayang dari orang tua atau menjalankan ibadah.

4. Menurut subjeknya

  • Kebutuhan individu yang merupakan kepuasan pribadi, misalnya seorang pelajar membutuhkan seragam, buku, dan alat tulis.
  • sosial adalah yang bisa bermanfaat untuk kelompok/orang banyak. Tujuannya agar bisa lebih sejahtera, tertib, dan aman. contohnya seperti rumah ibadah atau rumah sakit.

6. Faktor yang mempengaruhi kebutuhan

  1. Pendidikan
  2. Pendapatan
  3. Perkembangan zaman
  4. Kondisi Alam
  5. Adat istiadat
  6. Lingkungan
  7. Agama

7. Alat Pemuas Kebutuhan

Jenis – jenis alat pemuas kebutuhan adalah sebagai berikut:

  1. Menurut cara mendapatnya
  • Benda ekonomi yang jumlahnya lebih sedikit dari kebutuhan manusia, dan untuk memperolehnya diperlukan pengorbanan. Misalnya membeli beras, baju, kopmputer, dan Sepatu
  • Benda bebas atau disebut juga benda non ekonomi yang jumlahnya melimpah, sehingga untuk mendapatkannya tidak perlu pengorbanan/tanpa biaya. Misalnya, cahaya matahari atau udara.
  • Benda illith jumlahnya sangat melimpah hingga cenderung dapat merugikan manusia. Contohnya, menggunakan tampungan air hujan untuk mencuci motor, jika tidak maka parit di depan rumahmu akan mengalami banjir.

2. Benda menurut tujuan mendapatkannya

  • Benda konsumsi adalah benda siap pakai tanpa harus melalui proses olah terlebih dahulu. Misalnya sepatu, pakaian, atau tas.
  • Benda produksi yang digunakan untuk menghasilkan benda yang lain, contohnya mesin dan alat baku.

3. Benda menurut proses pembuatannya

  • Bahan mentah adalah bahan yang belum mengalami proses pengolahan. Bahan mentah disebut juga bahan baku, contohnya adalah minyak bumi, tembakau, atau rotan.
  • Bahan setengah jadi yaitu bahan yang sudah diolah tapi belum menjadi produk akhir. Contohnya, benang yang jika diolah akan menjadi kain.
  • Bahan siap pakai merupakan barang siap konsumsi seperti selimut,sendok, atau piring.

4. Benda menurut hubungannya dengan benda lain

  • Benda komplementer yang akan berguna jika kedua benda dipakai secara bersamaan sehingga menghasilkan manfaat. Apabila hanya mengandalkan satu benda saja, maka tidak akan dapat digunakan. Misalnya, motor dan bensin.
  • Benda substitusi yang fungsinya dapat menggantikan peran benda lain. Contohnya penggunaan komputer mampu menggantikan peran mesin tik.

5. Benda menurut segi jaminannya

  • Benda bergerak dapat dipindahtempatkan serta bisa digunakan sebagai jaminan kredit jangka pendek (1 tahun). Misalnya, radio atau televisi.
  • Benda tidak bergerak tidak dapat dipindahkan, namun bisa dipakai sebagai jaminan kredit jangka panjang. Contohnya, lahan atau gedung perkantoran.

8. Kegunaan Alat Pemuas Kebutuhan

Menurut AJ Meyers kegunaan alat pemenuhan kebutuhan dibedakan menjadi kegunaan bentuk, kegunaan tempat, kegunaan waktu, dan kegunaan milik

  1. Kegunaan bentuk (Form Utility) adalah kegunaan yang muncul setelah suatu barang diubah bentuknya. Contohnya adalah papan, paku, cat, pelitur yang diolah menjadi meja, kusi dan lainnya.
  2. Kegunaan tempat (Place Utility) adalah kegunaan yang muncul setelah suatu barang dipindahkan ke tempat lain. Contohnya pasir di pantai atau batu kapur di gunung akan memiliki nilai ekonomis setelah diangkut ke lokasi pembangunan gedung di kota.
  3. Kegunaan waktu (Time Utility) adalah kegunaan yang muncul ketika tepat waktunya. Contohnya tabungan pendidikan yang telah disiapkan sejak jauhjauh hari menjadi berguna ketika saatnya membayar biaya pendaftaran sekolah.
  4. Kegunaan milik (Ownership Utility) adalah kegunaan yang muncul ketika barang dimiliki. Contohnya komputer yang ada di toko akan berguna setelah pembeli membayar dan memiliki barang tersebut sehingga dapat digunakan.
  5. Skala Prioritas

9. Skala prioritas

Skala Prioritas adalah metode untuk menentukan dan menyusun tugas, kebutuhan, atau kegiatan berdasarkan tingkat kepentingan dan urgensinya, sehingga Anda dapat mengalokasikan waktu dan sumber daya secara lebih efisien untuk hal-hal yang paling penting terlebih dahulu. Ini membantu dalam membedakan kebutuhan dari keinginan dan mencegah penundaan yang tidak perlu, seperti dalam pengelolaan keuangan pribadi atau perencanaan tugas sehari-hari. Manfaat Skala Prioritas Adalah sebagai berikut:

  1. Efisiensi waktu dan sumber daya
  2. Pengambilan Keputusan lebih baik
  3. Menghindari penunddaan
  4. Mencapai Tujuan

10. Prinsip Ekonomi

Prinsip ekonomi adalah pedoman dalam melakukan kegiatan ekonomi untuk mencapai hasil maksimal dengan pengorbanan minimal. Prinsip ini berlaku untuk semua pelaku ekonomi, baik produsen, konsumen, maupun distributor, dan didasarkan pada pemikiran rasional untuk mencapai tujuan ekonomi. Adapun prinsip ekonomi Adalah sebagai berikut:

  1. Dengan perngorbanan tertentu, untuk memperoleh hasil maksimal
  2. Memperoleh hasil maksimal dengan pengorbanan tertentu.

Ciri – ciri prinsip ekonomi Adalah sebagai berikut:

  1. Mengutamakan kebutuhan yang sifatnya lebih penting dan mendesak
  2. Bersikap hemat dan tidak boros dalam tindakannya
  3. Melakukan tindakan ekonomi dengan pertimbangan yang matang
  4. Mempertimbangkan keuntungan dan kerugian dari setiap tindakan ekonomi yang dilakukannya
  5. Motif Ekonomi

Motif ekonomi adalah dorongan atau alasan yang mendasari seseorang melakukan tindakan ekonomi. Tindakan ekonomi ini bertujuan untuk mencapai kemakmuran atau memenuhi kebutuhan hidup. Motif ekonomi bisa berasal dari dalam diri (intrinsik) maupun dari luar (ekstrinsik). Adapun penjelasan kedua motif ekonomi tersebut Adalah sebagai berikut:

  1. Motif Intrinsik yaitu motif ekonomi atas kemauan sendiri. Contoh motif intrinsik adalah ketika kamu lapar/haus, maka kamu akan membeli makanan/minuman
  2. Motif Ekstrinsik yaitu motif ekonomi atas dorongan lingkungan atau di luar diri sendiri. contoh motif ekstrinsik adalah ketika kamu membeli makanan produk baru karena kemakan iklan di televisi.

Menurut kegiatan ekonominya motif ekonomi dapat dibagi menjadi tiga yakni motif ekonomi produsen, motif ekonomi distributor dan motif ekonomi konsumen. Adapun penjelasannya Adalah sebagai berikut:

  1. Motif ekonomi produsen diantaranya: mencari laba, meraih kekuasaan, meraih penghargaan dan menolong sesame.
  2. Motif ekonomi distributor diantaranya: memperoleh laba dan mempercepat barang sampai ke konsumen.
  3. Motif ekonomi konsumen diantaranya: memperoleh kepuasan, bertahan hidup, diterima oleh Masyarakat, menaikan status sosial.
  4. Tindakan Ekonomi

Tindakan ekonomi adalah segala upaya manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dengan berlandaskan pada pilihan yang dianggap paling menguntungkan, baik secara rasional maupun irasional. Tindakan ini merupakan inti dari kegiatan ekonomi, yang mencakup kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi, dan selalu didorong oleh kebutuhan yang tak terbatas serta prinsip ekonomi untuk mencapai kemakmuran.

Jenis tindakan ekonomi:

  1. Tindakan Ekonomi Rasional: Upaya yang didasarkan pada pilihan terbaik dan paling menguntungkan, serta kenyataannya memang demikian.

Contoh: Ibu Ani membeli pakaian seragam yang sudah jadi karena harganya lebih murah daripada membeli kain lalu menjahitnya sendiri, atau Ruslam memprioritaskan pembelian bahan pokok daripada barang tersedia.

  1. Tindakan Ekonomi Tidak Rasional: Upaya yang didasarkan pada pilihan yang dianggap paling menguntungkan, tetapi kenyataannya tidak demikian atau tidak menguntungkan.

Contoh: Rendi minum air dingin saat hujan, yang bisa menyebabkan sakit flu, atau Bapak Reno menjual produknya dengan harga lebih rendah dari biaya produksi agar cepat laku, yang akan mengakibatkan kerugian jangka panjang.

11. Biaya Peluang

Biaya peluang (opportunity cost) adalah potensi keuntungan yang hilang ketika memilih satu opsi dibandingkan opsi lainnya. Ini adalah nilai dari alternatif terbaik yang tidak dipilih karena keputusan untuk memilih opsi lain. Dengan kata lain, biaya peluang adalah biaya yang timbul karena Anda mengorbankan sesuatu yang lain untuk mendapatkan sesuatu yang Anda pilih.

Contoh: setelah lulus dari MAN 5 Garut anda diterima kerja sebagai kasir Indomart dengan gaji Rp2.500.000,00 dan diterima juga kerja di pabrik garmen dengan gaji Rp3.000.000,00 tetapi anda memilih kuliah di UNPAD jurusan ekonomi, maka biaya peluang anda Adalah Rp5.500.000,00.

DAFTAR PUSTAKA

  1. BSE Buku Guru Oktafiana, dkk., S. (2021). Ilmu Pengetahuan Sosial. Pusat Kurikulum danPerbukuan Badan Penelitian dan Pengembangan dan PerbukuanKementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.http://118.98.166.64/bukuteks/assets/uploads/pdf/IPS_BS_Kelas_X_Rev.pdf
  2. BSE Buku Siswa Oktafiana, dkk., S. (2021). Ilmu Pengetahuan Sosial. Pusat Kurikulum danPerbukuan Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. http://118.98.166.64/bukuteks/assets/uploads/pdf/IPA-BS-KLS_X_Rev.pdf
  3. Ajarekonomi. (2020, 16 November). Pokok Pikiran Adam Smith dalam The Wealth of Nations. Belajar Ekonomi. Diperoleh dari https://www.ajarekonomi.com/2020/11/pokok-pikiran-adam-smith-dalam-wealth.html
  4. Alam S., & Rudianto. (2018). Ekonomi untuk SMA dan MA Kelas X. Erlangga.
  5. Asmarani, C. R. (2020). Modul Ekonomi Kelas X KD 3.1 dan 4.1: Konsep Ilmu Ekonomi. Direktorat SMA, Direktorat Jenderal PAUD, DIKDAS, dan DIKMEN, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
  6. Buku IPS Ekonomi Untuk SMA/MA Kelas Kelas X. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. Penerbit: Erlangga. 2022.
  7. CNN Indonesia. (2023, 20 Maret). Mengenal Pembagian Ilmu Ekonomi Menurut Para Ahli. CNN Indonesia. Diperoleh dari https://www.cnnindonesia.com/edukasi/20230317142608-569-926406/mengenal-pembagian-ilmu-ekonomi-menurut-para-ahli
  8. Ruangguru. (2023, 24 April). Pengertian Ilmu Ekonomi Menurut Ahli, Tujuan & Manfaatnya. Ruangguru. Diperoleh dari https://www.ruangguru.com/blog/apa-itu-ilmu-ekonomi
  9. Sukardi. (2009). Ekonomi untuk SMA/MA Kelas X. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional.


Eko Siam Muwardi

Ditulis oleh Eko Siam Muwardi

pecinta kereta api yang selalu rindu dengan kampung halaman | Guru Madrasah sing gawene nulis - nulis ora nggenah

Logo

Bangku Belakang

Mendedikasikan waktu untuk berbagi ilmu, materi pelajaran, dan inspirasi bagi siswa dan rekan guru di seluruh Indonesia.

Kontak

© 2026 Bangku Belakang. Hak Cipta Dilindungi.

Dibuat dengan ❤️ untuk pendidikan.